sangkala-sangkali

Di jaman dulu kala, saat panday di daerah Pasundan akan membuat sebuah bedog, ada sebuah kepercayaan tentang sifat bedog yang akan dibuat.

Sifat bedog ditentukan dari ukuran panjang bedog, diukur oleh jari sang panday. Lalu dihitung sangkala-sangkali nya, disanalah sifat bedog tersebut berada.

Bunyi-nya seperti ini,

sangkala sangkali, sang gagak mangan bugang, sang ati mangan pati, arjuna, nyi randa, tunggu dunya.

Konon, menurut kepercayaan, ketika bedog mempunyai sifat mangan bugang, artinya bedog tersebut selalu ingin memakan korban jiwa.


About this entry