Sejarah Maenpo Cikalong (8)

March 23, 2008 § Leave a comment

Lahirnya Cikalong

Dalam usia yang cukup matang, yaitu sekitar 40 tahun, Rd. H. Ibrahim dianggap mewarisi Maenpo nya Bang Kari. Jadi bisa dibayangkan proses belajar Rd. H. Ibrahim yang cukup panjang, diawali di masa kanak-kanak dengan Maenpo Cimande dari lingkungan keluarga (kakeknya, Aria Cikalong adalah murid Abah Khaer), lalu masa remaja ke Rd. Ateng Alimudin, lalu ke Bang Ma’ruf, Bang Madi dan akhirnya Bang Kari di awal umur 40 tahun. Suatu proses yang menunjukan dedikasi dan kecintaan terhadap ilmu beladiri yang sangat dalam. Disamping itu, disebutkan juga kalau Rd. H. Ibrahim “bertukar” ilmu kepada kurang lebih 40-an guru lainnya, tetapi memang yang sangat berpengaruh dan menjadi inti dari Maenpo Cikalong adalah dari 4 orang yang disebut di atas itulah.

Setelah berguru ke Bang Kari itulah Rd. H. Ibrahim melakukan “khalwat” di sebuah Gua kecil di sebuah gua kecil pinggir sungai Cikundul Leutik, Kampung Jelebud – Cikalong Kulon, Cianjur. Khalwat yaitu sebuah proses perenungan, introspeksi dan atau bisa diartikan juga memikirkan apa yang sudah dilakukan dan merencanakan apa yang akan dilakukan, atau bisa juga diartikan menjauhkan diri dari kesibukan sehari-hari. Beliau melakukan khalwat selama kurang lebih 3 tahun. Bukan berarti bahwa beliau berdiam diri di gua tersebut selama 3 tahun, tetapi melakukannya berulang kali, setiap saat dan waktu dimana beliau membutuhkan ketenangan untuk “mengumpulkan” dan “merumuskan” semuanya, terutama maenpo yang sudah beliau pelajari selama ini, karena beliau menyadari, setiap aliran memiliki kelemahan dan kekuatannya masing-masing, dan beliau mencoba “menyatukan” itu semua.

Setelah 3 tahun, barulah beliau “mengenalkan” alirannya sendiri yang akhirnya dikenal sebagai Maenpo Cikalong. Mengapa “mengenalkan”? Karena beliau melakukannya bukan dengan melakukan demo-demo di atas panggung di depan penonton yang banyak, tetapi dengan mengajarkannya ke keluarga atau kenalan, itupun sangat rahasia sekali dan sangat selektif. Saat itu sangat tidak mungkin orang di luar keluarga atau kenalan dekat yang bisa belajar Maenpo Cikalong.

——————————-

Disadur dari tulisan Kang Mpay, yang pernah menuliskan-nya di forum kaskus.us

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sejarah Maenpo Cikalong (8) at eureka....!!!.

meta

%d bloggers like this: